Ersa memang
sangat menyukai Hawin namun apa daya Hawin sekarang ini pacar anak kelas 8A
Kezia Inadia namanya, gadis berpasras chainis itu mampu merubuhkan keyakinan
Ersa untuk dekat dengan Hawin. Mencoba melupakan Hawin kini Ersa mulai fokus
dengan ujian kenaikan kelas, Ersa tidak mau terlalu pusing memikirkan Hawin
terus. Ersa menuruni tangga 7E menuju 8E rupanya anak kelas 7E dan 8E menjadi
satu kelas saat ukk dan tentunya dibagi dua ruangan dan kebetulan Ersa
mendapatkan ruang 8E tempat duduk di paling depan pojok bersama kakak kelas 8E
bernama Fita dan disebelah kirinya ada kakak kelas 8E cowok dan sebelahnya itu
teman satu kelas Ersa bernama Avita. Hari demi hari Ersa lalui dengan biasa
tanpa rasa takut bahkan Ersa berencana membawa Hp didalam kelas agar dapat
contek-contekan dengan Yuli yang kebetulan tidak satu kelas. Avita berlari
mengejar Ersa “Mbak Ersa.. tau cowok yang duduk disebelahku nggak?” Ersa dan
Yuli saling berpandang-pandangan “Enggak tau Vit, emang kenapa sih?” ,Avita
menghela nafas dan menjelaskan secara rinci bahwa anak cowok itu bernama Donny
Bangkit Ariwibowo “dia mbak setiap kamu lagi serius selalu ngeliatin kamu
terus, kayaknya dia suka deh mbak sama kamu” pernyataan Avita seketika membuat
wajah Ersa menjadi merah namun Ersa tetap cuek dan tak menanggapinya dengan
serius.
Hari ini hari terakhir ukk, Ersa dan
Yuli mulai melancarkan aksinya untuk membawa hp ke dalam kelas. Setengah jam
pertama dan Ersa mulai mengeluarkan Hp dari kantong rok pramukanya “Kok kayak
ada yang ngawasin aku sih” gumam Ersa dalam hati, saat Ersa menengok ke sebelah
kiri ternyata Donny lah yang sdang memandangi Ersa. Ersa Tersenyum geli yang
melihat Donny salah tingkah dan mencoba meminjam jawaban Avita untuk dicocokan
dengan miliknya, beberapa menit kemudian Donny sadar bahwa disebelahya anak
kelas 7 bukan kelas 8. Bel istirahatpun berbunyi “Aaaakk Yuli thank you buat
bahasa Jawanya ya hehe” peluk Ersa , “sama-sama mbak Er,yuk jajan” ajak Yuli
menuju kantin sekolah yang ada di belakang kelas 8E. Kembali ke ruang kelas dan
lagi-lagi Avita heboh “Mbak Errr!!!! Aku mau ngomonggg” Ersa mulai menhela
nafas panjangnya “ngomong apa?”, Avita tersenyum manis “Tadi tasmu jatuh mbak
yang diluar terus diambilin sama Kak Donny deh hehe sweet” jantung Ersa
langsung berdetak kencang. Pulang sekolah Ersa berencana untuk berterima kasih
pada Donny namun Donny sudah bersama grombolannya yaitu Kezia dan Yemima yang
membuat Ersa canggung dan membatalkan niatnya.
Sampai rumah Ersa langsung menggapai hpnya dan
bertanya pada Hawin nomer si Donny karena menurut Ersa mereka 1 angkatan pasti
saling kenal, “Aku nggak punya nomernya dek tapi Fbnya aku tau namanya Donny B
Keltjes,kenapa dek kamu naksir?” kata-kata terakhir Hawin membuat Ersa ragu
apakah dirinya mulai ada benih-benih cinta dengan Donny? Tapi tak mungkin bagi
Ersa jatuh hati pada dua hati sekaligus. Seperti sebelumnya percakapan Ersa
kini berakhir dengan nomer hp
E :”kak aku Ersa anak 7E mau
terima kasih sama kakak.”
D :”for what??”
E :”udah ngambilin tas aku kak
makasih banget ya kak”
D :”woyooo.. minta nomermu dek”
E :”oke kak ini 0857 4xxx xxxx”
Ersa dan Donny saling menemukan
kecocokan satu sama lain bahkan Donny sempat memanggil Ersa sebagai Peri
Kecilnya namun kedekatan itu seolah bubrah setelah Ersa tau bahwa Donny sudah
memiliki kekasih bernama Amelia anak 8A “lagi-lagi anak 8A” cloteh Ersa saat
stalking Fb Donny dengan keterangan berpacaran dengan Amelia Kurnia Dewi
parasnya memang tak secantik Kezia namun dia adalah anak kesayangan para guru
di SMP N 1 Mungkid, setiap ada lomba story telling pasti Amelia lah yang
mewakili Smp ini. Ersa merasa kecewa bagi Ersa Donny adalah cowok php sekarang.
Nomer Donny pun dihapusnya tak henti-hentinya Ersa meneteskan air mata karena
sebenarnya berat melepaskan orang yang kamu anggap sudah klop denganmu,
akhirnya Ersa dan Donny lost contact.
All I know when you said hello
You’ll be mine and I’ll be yours~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar